Terima Kasih telah berkunjung di blog Pesantrenpedia ... Dapatkan konten-konten kami dalam format PDF di website resmi pesantrenpedia.org

Riyadlul Badi'ah: Ushuludin, Sam'iyyat

Rabu, 25 Februari 2015

ketiga adalah sam'iyat.

 Termasuk sam'iyat adalah sebagai berikut:
-pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir terhadap kita di dalam kubur. Pertanyaan ini bagi seluruh orang mukmin, orang munafik dan orang kafir.
-siksa kubur. Yang disiksa adalah badan dan ruh secara bersamaan dengan kesepakatan ahli sunah. Allah menciptakan perasaan pada ruh sehingga bisa mendengar, melihat, merasakan enak dan menderita. Siksa ini berlaku bagi orang kafir, orang munafik dan orang mukmin.
-nikmat kubur yang hanya berlaku bagi orang mukmin.
-bangkit dari kubur untuk hasyr. Yakni menghidupkan dan mengeluarkan orang mati dari kubur. Yang dimaksudkan hasyr adalah mengumpulkan seluruh manusia, jin dan malaikat yang diberi balasan dan binatang yang tidak diberi balasan ke padang Mahsyar. Anak yang keguguran sebelum bulannya sempurna dan sudah diberi nyawa, dia dihidupkan kembali dengan nyawanya dan dia masuk surga dalam keadaan tampan dan tinggi seperti ahl isurga lainnya. Jika dia lahir sebelum diberi nyawa, maka dia sama dengan makhluk yang tidak bernyawa, seperti batu. Dia dikumpulkan, kemudian menjadi debu.

-syafaat.
-hisab.
-timbangan.
-jembatan.
-Arasy.
-Kursi.
-Lauh Mahfudh.
-qalam (pena).
-malaikat pencatat amal perbuatan hamba. Mereka ada tiga macam:
            Pertama, malaikat penulis amal perbuatan hamba di dunia.
            Kedua, malaikat yang menyalin berdari Lauh Mahfudh apa yang da malaikat yang diserahi untuk bertindak di seluruh dunia tiap tahun.
            Ketiga,malaikat yang menyalin dari lampiran malaikat sebuah buku yang diletakkan di bawah Arasy.
-qadha' dan takdir. Qadha' adalah keputusan Allah pada azal (sebelum ada makhluk), sedangkan takdir adalah pelaksanaan qadha'.
            Ada tiga macam yang berkaitan dengan ilahiyat, nabawiyat dan sam'iyat:
            a- Sesuatu yang harus diyakini. Jelas bahwa seluruh hal di atas dari ilahiyat, nabawiyat dan sam'iyat adalah hal yang harus diyakini, namun menurut hukum asal, sedangkan yang macam pertama ini bukan menurut hukum asal.
            b- Sesuatu yang harus diketahui.
c- Sesuatu yang harus diamalkan.
Termasuk macam pertama adalah:
-bahwa seluruh perbuatan hamba diciptakan oleh Allah. Dengan demikian, Allah menciptakan hamba dan prebuatannya dan selain Allah tidak bisa emmberi pengaruh apapun. Dalam perbuatan yang dilakukan dengan ikhtiyar, hamba hanya berusaha dan itulah yang ditugaskan kepadanya.
-bahwa segala yang terjadi di dunia ini adalah ciptaan Allah dan kehendak-Nya. Mukallaf harus meyakini bahwa Allah jaiz menciptakan kebaikan dan keburukan dan bahwa yang terjadi di dunia ini hanya apa yang dikehendaki-Nya. Allah tidak berkewajiban melakukan hal yang maslahat dan yang lebih maslahat bagi hamba.
-bahwa Allah bisa dilihat di akhirat dengan mata kepala. Mukallaf harus meyakini bahwa Allah bisa dilihat dengan mata kepala oleh orang-orang mukminin tanpa berhadapan, tanpa arah, tanpa mengambil tempat dan tanpa hal lainnya.
-mengutus rasul adalah jaiz bagi Allah mulai Adam sampai Muhammad saw.
-kenabian tidak bisa diikhtiari. Mukallaf harus meyakini bahwa menjadi nabi murni karunia Allah yang diberikan kepada siapa yang Dia kehendaki dan tidak mungkin kenabian tidak bisa diraih dengan ikhtiar.
-mukjizat rasul. Mukallaf harus meyakini bahwa Allah menguatkan para rasul dan nabi dengan mukjizat yang ada di tangan mereka.
-Isra' Mu'raj Nabi saw. mukallaf harus meyakini bahwa Nabi saw di-Isra'-kan pada suatu malam dari Makah ke Baitul Maqdis dan bahwa beliau di-Mi'raj-kan dari Baitul Maqdis ke tujuh langit, ke Sidratul Muntaha, ke Kursi, ke Mustawa di mana beliau mendengar suara qalam dan ke Arasy. Dan bahwa pada malam itu, Allah berfirman langsung kepada Nabi saw dan Nabi melihat Allah dengan mata kepala beliau. Melihat Allah tidak bisa dicapai oleh rasio.
-Nabi Muhammad adalah penutup para nabi dan harus meyakini bahwa tidak ada nabi setelah beliau. Juga harus meyakini bahwa Nabi diutus kepada manusia dan jin dengan misi taklif dan kepada selain mereka dengan misi memberi kemuliaan. Juga harus meyakini bahwa syariat beliau langgeng sampai hari kiamat.
-Nabi saw adalah yang terbaik dari seluruh makhluk secara mutlak. Lalu Ibrahim, lalu Musa, lalu Isa, lalu Nuh dan kelimanya Ulul Azmi. Lalu para rasul, lalu para nabi yang bukan rasul, lalu Jibril, lalu Mikail, lalu Israfil, lalu Izrail, lalu wali dari manusia seperti Abu Baakr Umar, lalu malaikat biasa seperti malaikat pemikul Arasy dan malaikat Karubiyyun. Kedudukan mereka berbeda di sisi Allah.
-para sahabat Nabi adalah kurun terbaik, lalu kurun tabiin, lalu kurun tabiit tabiin.
-wali Allah mempunyai keramat, baik saat hidup maupun sesudah meninggal dunia. Demikian pendapat ahli sunah.
-doa ada manfaatnya bagi orang hidup dan orang mati jika didoakan baik oleh orang lain dan mendapat mudharat jika didoakan buruk oleh orang lain. Dasarnya hadis riwayat Anas ra:
دَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ مُسْتَجَابَةٌ وَلَوْ كَافِراً
"Doa orang teraniaya dikabulkan, meski kafir".
-orang yang membunuh tidak mendatangkan ajal bagi orang yang dibunuh. Orang yang dibunuh mati karena umurnya habis dan ajalnya tiba tanpa ada andil dari pembunuh sama sekali. Namun pembunuh harus dikishash karena memandang ikhtiar.
-segala sesuatu selain Allah dan sifat-Nya adalah binasa. Seluruh makhluk pasti fana, kecuali sepuluh, yaitu ruh, tulang ekor manusia, jasad nabi, jasad syahid, Arasy, Kursi, Lauh Mahfudh, surga, isinya, neraka dan isi neraka.
-setiap manusia dan jin memiliki malaikat yang ditugaskan terhadapnya.
-syahid perang adalah hidup. Syahid adalah orang yang perang ikhlas karena Allah. Ini disebut syahid dunia dan akhirat.
-melakukan dosa besar tidak menyebabkan kafir dan pelakunya masih beriman.
-Aisyah ra bersih dari tuduhan keji yang dilontarkan oleh orang-orang munafik yang dipimpin oleh Abdullah bin Ubay bin Salul. (Salul adalah suami Ubay, bukan ayahnya). Al-Quran dengan jelas membersihkan nama Aisyah dan seluruh ulama sepakat atas bersihnya Aisyah.
-surga neraka sudah dibuat oleh Allah. Neraka tempat kekal orang yang mati kafir, kecuali selama hidupnya mukmin dan surga tempat kekal orang mukmin meskipun selama hidupnya kafir.
________________________

Abi Muhamm, Pengasuh Pon-Pes Al Qoumaniyah (Pondok Bareng), Jekulo, Kudus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar