Terima Kasih telah berkunjung di blog Pesantrenpedia ... Dapatkan konten-konten kami dalam format PDF di website resmi pesantrenpedia.org

Riyadlul Badi'ah, Sam'iyyat: Kelebihan Ahli Surga, Jumlah Para Nabi, Rasul dan Malaikat

Minggu, 01 Maret 2015



Kelebihan Ahli Surga
Ahli surga memiliki enam hal kelebihan: tidak kencing, tidak berak, tidak gila, tidak berjenggot, tidak bergigi, tidak tidur. Ada enam orang khusus dari ahli surga yang berjenggot, yaitu Adam, Nuh, Ibrahim, Idris, Abu Bakar dan Musa as.

Jumlah Para Nabi dan Rasul
 Termasuk macam kedua adalah tahu jumlah para nabi. Yang masyhur nabi adalah 124.000 dan jumlah rasul dari itu adalah 313. Namun yang paling tepat adalah tidak membatasi jumlah nabi dan rasul. Harus percaya bahwa Allah mengutus para rasul dan para nabi secara gelobal, kecuali 25 rasul, maka wajib dikenal secara rinci. Mereka adalah rasul yang disebutkan di dalam Al-Quran, yaitu Muhammad, Adam, Idris, Nuh, Hud, Saleh, Ibrahim, Luth, Ismail, Ishaq, Ya'kub, Yusuf, Ayyub, Dzulkifli, Syuaib, Musa, Harun, Yunus, Dawud, Sulaiman, Ilyas, Alyasa', Zakariya, Yahya dan Isa.

Jumlah dan Jenis Malaikat            
Termasuk macam kedua ini adalah mengenal malaikat. Mukallaf harus meyakini, bahwa malaikat adalah termasuk hamba Allah yang mulia. Yang dimaksud mereka mulia sebagaimana dikatakan Al Khathib dalam Tafsirnya adalah mereka ma'shum (terjaga) dari seluruh dosa. Mereka tidak mendahului firman Allah dan mereka menunaikan perintah Allah, sebab mereka sangat muraqabah kepada Allah. Dalam keataatan kepada Allah, mereka menggabungkan antara perbuatan dan ucapan dan itu merupakan ketaatan puncak. Mereka bersih dari sifat manusia, yakni mereka tidak mempunyai nafsu, ayah, ibu, tidak minum, tidak makan, tidak tidur, tidak lelaki dan tidak perempuan. Wajib meyakini bahwa yang tahu jumlah mereka hayna Allah secara gelobal, sebagaimana firman Allah:
            "Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri". (QS Al Muddatsir : 31)
Malaikat beraneka ragam bentuknya, ada yang mempunyai dua sayap, ada yang mempunyai tiga sayap dan ada yang mempunyai empat sayap. Allah menambah sayap mereka dan hal lainnya pada mereka sesuai kehendak-Nya dan hikmah-Nya.
            Di antara jenis malaikat adalah:
-malaikat yang menjadi perantara antara Allah dan rasul dengan menyampaikan wahyu atau perantara antara Allah dengan orang saleh dengan menyampaikan ilham dan mimpi yang baik atau menjadi perantara antara Allah dengan makhluk-Nya untuk menyampaikan sesuatu. Mereka ada empat orang pemimpin bangsa malaikat, yaitu Jibril, Mikail, Izrail dan Israfil. Mereka adalah malaikat yang paling mulia.
            -malaikat pemikul Arasy. Saat ini mereka berjumlah empat orang dan ditambah empat orang lagi pada hari kiamat, sebagaimana firman Allah:
            "Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung Arasy Tuhanmu di atas (kepala) mereka". (QS Al Haqqah : 17)
Kepala mereka di dekat Arasy di atas langit ketujuh dan telapak kaki mereka di bumi terbawah. Tanduk mereka bagaikan tanduk sapi liar dan jarak antara pangkal tanduk sampai ujungnya perjalanan lima ratus tahun.
            -Karubiyyun, yaitu malaikat yang mengelilingi Arasy. Disebut Karubiyyun sebab mereka selalu berdoa agar hamba tidak tertimpa kesedihan.
            Yang wajib diketahui dari bangsa malaikat adalah sepuluh orang, yaitu empat orang pemimpim malaikat di atas ditambah Munkar,Nakir, Ridhwan penjag surga, Malik penjaga neraka, Raqib dan Atid. Kedua malaikat terakhir berada di sebelah kanan dan kiri mukallaf untuk menulis amal kebaikan dan keburukannya.
            Mukallaf juga harus meyakini, bahwa makhluk terbaik adalah Nabi Muhammad saw. Adapun ucapan Az Zamakhsyari bahwa Jibril lebih utama daripada Nabi Muhammad adalah pendapat yang berlawanan dengan ijmak Ahli Sunah dan Mu'tazilah.
            Setelah beliau adalah para rasul. Barangsiapa menulis nama mereka dan meletakkan di rumahnya atau membacanya atau membawanya untuk memuliakan mereka dan meminta bantuan ruhaniyah, maka urusan duniawi dan urusan akhiratnya mudah. Yang masyhur adalah jumlah rasul 313 sebagaimana dalam hadis Abu Dzarr ra.
            Setelah para rasul adalah para nabi dan jumlah mereka adalah 123.687. Kedudukan mereka berbeda-beda di sisi Allah.
            Setelah para nabi non rasul adalah empat orang pemimpin malaikat. As Suyuthi mengutip dari As Subki, bahwa mukallaf tidak dimintai pertanggungan jawab jika seumur tidak melebihkan nabi atas malaikat.
            Setelah pemimpin malaikat adalah para sahabat Nabi. Ini menurut madzhab Al Asy'ari. Sedangkan yang disebutkan dulu adalah madzhab Al Maturidi dan ini yang kuat.
            Mukallaf harus meyakini, bahwa seluruh makhluk mati pada saat ajalnya tiba. Siapapun tidak akan mati jika tidak demikian, baik dia dibunuh atau tidak, sebab Allah berfirman:
            "Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya". (QS Ali Imran : 145)
Yakni siapapun tidak akan mati, kecuali jika Allah mengijinkan malaikat maut untuk mencabut nyawanya. Allah memutuskan kematian itu lengkap dengan waktunya, tidak akan maju dan tidak akan mundur.
            Dan bahwa yang mencabut nyawa mereka adalah malaikat maut, yaitu Izrail. Apabila ajal hamba tiba, Allah memerintah Izrail untuk mencabut nyawanya. Izrail memiliki banyak pembantu dari malaikat yang mencabut nyawa hamba dari badannya. Jika nyawanya sampai di kerongkongan, maka Izrail yang mencabutnya. Nyawa keluar dari yafukh, sebagaimana masuknya pada badan juga dari yafukh, yaitu tempat yang bergerak dari kepala anak kecil. Mengenai orang sekarat membuka mulutnya saat nyawa keluar, ada pendapat bahwa hal itu karena dahsyatnya prahara saat itu.
            Dan bahwa mereka ditanya mengenai Tuhan mereka, agama mereka dan nabi mereka setelah mereka dimakamkan di dalam kubur mereka atau di tempat mereka berada, kecuali beberapa orang khusus. Di antaranya orang yang mati syahid, orang yang sehari semalam bersiaga di jalan Allah, orang yang mati pada siang atau malam Jum'at, orang yang selalu membaca surat Al Mulk pada malam hari dan orang yang mati karena air kuning di perutnya. Permulaan malam Jum'at adalah sejak matahari tergelincir hari Kamis. Tidak mengapa jika kadang-kadang tidak membaca surat Al Mulk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar