Terima Kasih telah berkunjung di blog Pesantrenpedia ... Dapatkan konten-konten kami dalam format PDF di website resmi pesantrenpedia.org

Mengaji Dari Tulisan Tangan Syaikhona Kholil Bangkalan

Kamis, 26 Januari 2017


Tulisan tangan Syaikhona Kholil Bangkalan yang manuskripnya tersimpan di Ponpes Langitan Tuban :

إِنَّا لَنَفْرَحُ بِالْأَيَّامِ نَقْطَعُهَا * فَكُلُّ يَوْمٍ مَضَى نَقْصٌ مِنَ الْأَجَلِ فَاعْمَلْ لِنَفْسِكَ قَبْلَ الْمَوْتِ مُجْتَهِدًا * فَإِنَّمَا الرِّبْحُ وَالْخُسْرَانُ فِيْ الْعَمَلِ

______فَائِدَةٌذِكْرُ الْإِمَامِ الشَّافِعِيِّ رَحْمَةُ اللهِ تَعَالَى عَلَيْهِ لَمَّا رَحَلَ مِنْ بَغْدَادَ إِلَى مِصْرَ، وَأَتَى إِلَى بَعْضِ قُرَاهَا بِمَكَانٍ، فَدَخَلَ فِيْهِ وَجَلَسَ عَلَى تُرَابٍ مِنْ غَيْرِ فِرَاشٍ، وَأَتَى بَعْدَهُ رَجُلٌ نَصْرَانِيٌّ كَاتِبُ الدَّوْلَةِ، فَدَخَلَ دَارًا فَقَامُوْا إِلَيْهِ وَأَكْرَمُوْهُ وَفُرِّسَ لَهُ الْحَرِيْرُ وَاَخَرُ بَيْنَ يَدَيْهِ لَذِيْذَ الْمَآكِلِ وَالْمَشَارِبِ وَأَنْوَاعَ الطِّيْبِ، فَلَمَّا رَأَى الْإِمَامُ ذَلِكَ أَنْشَدَ يَقُوْلُ بَيْتَيْنِ مِنْ بَحْرِ الْوَافِرِ:تَبِيْتُ الْأُسْدُ فِي الْغَابَاتِ جُوْعًا * وَلَحْمُ الضَّأْنِ تَأْكُلُهُ الْكِلابوَخِنْزِيْرٌ يَنَامُ عَلَى حَرِيْرِ * وَأَهْلُ الْعِلْمِ مَفْرَشُهَا التُّرَابُفَلَمَّا سَمِعَ نَصْرَانِيٌّ قَوْلَ الْإِمَامِ أَتَى إِلَيْهِ، وَقَبَّلَ يَدَيْهِ وَقَدَمَيْهِ، وَأَسْلَمَ عَلَى يَدَيْهِ، وَأَعْطَاهُ جَمِيْعَ مَالِهِ، وَلَزِمَ خَدْمَهُ بِمَا سَبَقَتْ لَهُ السَّعَادَةُ وَسَامَتْهُ الْخَاتِمَةُ بِحُسْنِهَا مِمَّا أَكْرَمَ اللهُ بِهِ بِبَرَكَةِ الْإِمَامِ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ.كتبه الفقير محمد خليل بن عبد اللطيف

Terjemah :

Kita merasa bahagia dengan hari-hari yang telah kita lewati
padahal hari-hari yang telah berlalu menunjukkan berkurangnya umur kita
Maka beramal baiklah sebelum ajal menjemputmu
karena sesungguhnya keuntungan dan kerugian kelak ditentukan oleh amalmu*

Faidatun *Tentang Imam Syafi'i رحمة الله عليه Ketika beliau berhijrah dari Baghdad ke Mesir, beliau mengunjungi salah satu desa di Mesir, sayangnya penduduk desa tsb malah menyambut beliau dengan "biasa-biasa" saja, beliau bahkan duduk tanpa beralaskan tikar. Setelah itu, seorang Nasrani yang juga pejabat kerajaan datang mengunjungi desa, penduduk desa menyambutnya dengan meriah, memuliakannya dengan macam-macam makanan dan minuman. Melihat itu, Imam Syafi'i menyitir dua buah Bait :

Janganlah engkau gelisah akan pahitnya kehidupan
jauh di hutan sana banyak Singa-singa yang bermalam kelaparan
sedangkan anjing-anjing kekenyangan memakan daging kambing
(Begitu banyak) orang-orang bodoh yg tidur diatas ranjang sutra
Sedangkan orang-orang Alim hanya tidur beralaskan tanah

(Di luar dugaan) Mendengar bait-bait itu, pejabat Nasrani itu mendatangi Imam Syafi'i, menciumi tangan dan kakinya, dan mengucapkan Kalimat Syahadat di tangan Imam Syafi'i.

Ditulis oleh Al-Faqir Muhammad Kholil Bin Abdullatif* meski hanya bisa melihat tulisan beliau, semoga bisa mendapatkan Barokah beliau, diakui sebagai murid-murid dan santri-santrinya, dikumpuklan dgnnya kelak di dalam Surga-Nya.. Aamin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar