Terima Kasih telah berkunjung di blog Pesantrenpedia ... Dapatkan konten-konten kami dalam format PDF di website resmi pesantrenpedia.org

KH.Anwar Seribandung, Ulama Besar Dari Utara Sumatera Selatan

Senin, 06 Februari 2017
: Hafidhuddin

Syaikh Kyai H. Anwar ibn H. Kumpul ibn Marudin ibn Badarudin. Dalam manuskrip yang beliau tulis sendiri, lahir di desa Seribandung tahun 1903 M.

Sewaktu di Saulatiyah Mekah, ia berguru kepada Syaikh Abdul Qodir Mandailing, Syaikh Umar Kabir, Syaikh Ahyad Banten, Syaikh Muhammad Daud Rusydi, Syaikh Hasan Basri, Syaikh Abdullah Ubaid, Syaikh Mahyuddin Kerinci, Syaikh Muhammad Zein Bawean, Syaikh Mukhtar ibn Athorid, Syaikh Umar Arbain, Syaikh Muhammad Aman Lintang, Syaikh Zahruddin Asahan, Syaikh Husein Betung, Syaikh Muhsin al-Musawa. 

Selama 4 tahun (1927-1930) di Mekah belajar kepada beberapa ulama di sana, lalu ia kembali ke Indonesia, tepatnya di Inderagiri, Riau untuk mengabdikan ilmunya di madrasah Syaikh Abdurrahman Shiddiq al-Banjari (1930), di sini kemudian terjalin hubungan baik dengan ulama Riau. 

Niat untuk mendirikan sebuah madrasah di desa kelahirannya itu (Seribandung) baru terwujud di tahun 1931. Madrasah yang dinamai Sa'adatud Daren ini bermetamorposa menjadi lembaga pesantren yang kemudian bernama Nurul Islam. 
KH.Anwar bersama para pengurus pendiri pesantren

Perjuangan Syaikh Anwar untuk menyebarkan ajaran Islam tidak hanya terfokus di daerah Sumatera, namun sampai ke Singapura bersama ulama lain, seperti Syaikh Sulaiman ar-Rasuli, Syekh Jamil Jaho dan lainnya. Selain itu, ia juga telah menulis 11 kitab dalam berbagai disiplin ilmu. Di tahun 1959, ulama besar ini wafat. 





 

Semoga perjuangan hidup, intelektual dan kegigihannya dalam menyebarkan Islam dapat kita lanjutkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar